Friday, March 12, 2010

Tutorial Script Ajax : Test Ajax Browser Support

Sebenarnya Ajax bukanlah bahasa pemrograman baru, tetapi merupakan teknik baru penggunaan standar yang telah ada. Dengan Ajax kita dapat menjadi lebih baik, cepat dan menambah unsur user-friendly dan interaktif pada aplikasi web kita. Ajax berbasiskan pada Javascript dan requestHTTP.

Ajax berbasiskan standart terbuka seperti:

  • Javascript
  • XML
  • HTML/XHTML
  • CSS

Kata kunci dari Ajax adalah obyek XMLHttpRequest. Obyek tersebut terletak di browser sehingga masing-masing browser memilki cara tersendiri untuk membuat obyek XMLHttpRequest. Salah satu parameter membuat aplikasi Ajax yang bagus adalah bagaimana program tersebut dapat berjalan dengan baik di semua browser, walaupun tiap browser memiliki cara yang berdeda. Internet Explorer menggunakan ActiveObject, sedangkan browser lain menggunakan bawaan JavaScript, yaitu XMLHttpRequest. Untuk membuat obyek tersebut tentunya kita harus mengecek terlebih dahulu browser apa yang digunakan.

Contoh membuat XMLHttpRequest dengan JavaScript:

testAjax.html



<html>
<body>
<script type="text/javascript">
function AJAXfunction()
{
var xmlHttp;
try
{
//Firefox, Opera 8.0+, Safari
xmlHttp=new XMLHttpRequest();
}
catch (e)
{
//Internet Explorer
try
{
xmlHttp=new ActiveXObject("Msxml2.XMLHTTP");
}
catct (e)
{
try
{
xmlHttp=new ActiveXObject("Microsoft.XMLHTTP");
}
catch (e)
{
alert("Browser Anda Tidak Support Ajax");
return false;
}
}
}
}
</script>
</body>
</html>


Script Ajax di atas pertama mendefinisikan vareabel xmlHttp untuk menampung XMLHttpRequest. Kemudian Script Ajax ini akan membuat obyek dengan XMLHttp=new XMLHttpRequest(). Script Ajax ini akan bekerja pada browser Firefox, Opera, dan safari. Jika gagal maka akan di buat xmlHttp=new ActiveObject("Msxml2.XMLHTTP") untuk Internet Explorer 6.0 ke atas, dan jika gagal lagi maka dicoba xmlHttp=new ActiveObject("Microsoft.XMLHTTP") untuk IE 5.5 ke atas. Dan apabila dari ketiga metode di atas tidak ada yang bekerja, brati browser user tidak mendukung Ajax maka akan muncul pesan "Browser Anda Tidak Support Ajax".

Bukti Penghasilan Dari Internet


Teknologi Internet sangat bermanfaat memberikan segala informasi dan dari mana saja informasi, semuanya dapat diperoleh melalui internet. Internet selalu memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan oleh pengguna internet itu sendiri.



Tidak semua yang ada di internet itu memberikan pengaruh yang baik terhadap pengguna internet, tergantung orang yang memanfaatkan informasi yang ada di

Wednesday, March 10, 2010

Elemen FORM pada HTML

Form pada HTML digunakan untuk menerima masukan uatau isian dari user kemudian di olah lebih lanjut menjadi informasi yang dibutuhkan, baik oleh user ataupun pihak yang punya web. Elemen dari form HTML adalah <form> yang menunjukan awal dari suatau form HTML dan di akhiri dengan </form>. Dalam sebuah dokumen dapat memiliki lebih dari satu form HTML.

Kegunaan Form

Berikut ini adalah beberapa contoh kegunaan form dalam web:

  • Memperoleh data-data user.
  • Untuk mendaftar pada service yang disediakan.
  • Memperoleh feedback dari user mengenai website anda.

Sintak penulisan Form:

<form methode="post atau get" action="url">

Elemen-elemen FORM

</form>

Tag <form> digunakan untuk membuat form dalam dokumen HTML.

Atribut

Deskripsi

method

Menentukan bagaimana data akan dikirim ke server.

get- data akan dikirim dengan menggunakan query string pada url.

post- data akan dikirim ke server sebagai block datake script.

Syntax:

method="post/get"

action

Menentukan lokasi dari script yang akan memproses data dari form

Syntax:

action="url"


Membuat input field


Dalam form, kita dapat membuat input atau kotak isian yang dapat di isi dengan suatu data oleh user. Tag yang digunakan untuk membuat kotak isisan adalah tag<input>. Type-type input yang tersedia adalah sebagai berikut:


# Type=TEXT

Kotak isian bertype text ini menerimadata dari karakter (default) sebanyak satu baris.

Atribut

Deskripsi

Name

Nama vareable dari control yang akan menyimpan nilai dari input field

Type

<input type="text">

Value

Untuk memberikan value ke input field

Size

Jumlah karakter dari input field

Maxlength

Jumlah karakter maxsimum untuk input field

Contoh:

<input type="text" name="text" size="20">

Tampilan:


# Type= PASSWORD

Kotak isian bertipe password ini menerima data karakter, tapi tidak akan ditampilkan karena kebutuhan masukan password yang bersifat rahasia. Atributnya sama denganinput field type text

Atribut

Deskripsi

Name

Nama vareable dari control yang akan menyimpan nilai dari input field

Type

<input type="password">

Value

Untuk memberikan value ke input field

Size

Jumlah karakter dari input field

Maxlength

Jumlah karakter maxsimum untuk input field

Contoh:

<input type="password" name="pwd" size="20">

Tampilan:


# Type=CHECKBOX

Suatu inputan yang memungkinkan kita memilih satu atau lebih pilihan atau tidak memilih samasekali, dengan memberikan tanda pada checkbok tersebut.

Atribut

Deskripsi

Checked

Untuk memberi default check

Name

Nama vareable dari control yang akan menyimpan nilai dari input field

Type

<input type="checkbox">

Value

Untuk pemberian value ke input

Size

Ukuran control

Contoh:

<input type="checkbox" name="renang" value="renang">Renang <br>

<input type="checkbox" name="sepak bola" value="sepak bola">Sepak Bola <br>

<input type="checkbox" name="Tenis Meja" value="Tenis Meja">Tenis Meja <br>

Tampilan :


Renang

Sepak Bola

Tenis Meja


# Type = RADIO

Hanya mengijinkan satu dari banyak pilihan. Setiap radio button control harus memiliki nama yang sama, sehingga user hanya bisa memilih satu option saja. Radio button harus secara explisit memberikan nilai ke atribut value.

Atribut

Deskripsi

Checked

Untuk memberi default check

Name

Nama vareable dari control yang akan menyimpan nilai dari input field

Type

<input type="radio">

value

Untuk memberikan value ke input

Size

Ukuran control

Contoh:

<input type="radio" name="jenis kelamin" value="laki-lahi">Laki-laki <br>

<input type="radio" name="jenis kelamin" value="Perempuan">Perempuan

Tampilan:

Laki-laki

Perempuan


# Type= BUTTON

Atribut

Deskripsi

Name

Nama vareable dari control yang akan menyimpan nilai dari input field

Type

<input type="submit"> : mengirimkan form ke url yang telah di definisikan pada atribut action pada tag <form>

<input type="reset">: Browser mengembalikan field dalam form ke dalam nilai default (mengosongkan nilai semua elemen form)

Value

Memberikan nama label pada button

Size

Memberikan lebar button

Contoh:

<input type="submit" value="Submit"><input type="reset" value="reset">

Tampilan :


# Tag <TEXTAREA>

Tag ini digunakan untuk membuat input text yang lebar, bisa menampung lebih banyak karakter dibanding input field bertype TEXT. Text yang berada di antara tag <TEXTAREA>dan </TEXTAREA> secara default akan ditampilkan sesuai aslinya

Atribut

Deskripsi

Name

Nama vareable dari control yang akan menyimpan nilai dari input field

Rows

Jumlah baris textarea

Cols

Lebar kolom textarea

Wrap

WRAP=PHYSICAL –tampilan word-wrap. Default WRAP=OFF

Contoh:

<textarea name="textarea" cols="15" rows="3">ini adalah textarea</textarea>

Tampilan:



# TYPE=IMAGE NAME=SUBMIT SRC="...."

Mengirimkan informasi form seperti halnya tombol submit, hanya saja berbentuk gambar.

Contoh:

<input type="image" name="submit" src="catment/Pictures/play.jpg">

Tampilan:

# tag <SELECT> dan <OPTION>

Digunakan untuk membuat field yang berbentuk pilihan. Tag <select> dan <option> ini harus digunakan secara bersama-sama. tag <option> mendefinisikan pilihan dari item-item. Tag ini dipasang diantara tag <select> dan </select>.

Atribut

Deskripsi

Name

Nama vareable dari control yang akan menyimpan nilai dari input field

Value

Text yang di tampilkan pada tombol, default = "submit query"

Size

Untuk menampilkan jumlah baris

Multiple

Untuk menentukan apakah user boleh memilih lebih dari satu option apa tidak

Selected

Pilihan ini di pilih secara default

Contoh:

<select name="propinsi">

<option value="">Propinsi</option>

<option value="Jawa Tengah">Jawa Tengah</option>

<option value="Jawa Barat">Jawa Barat</option>

<option value="Jawa Timur">Jawa Timur</option>

</select>

Tampilan:



[Download E-book]



Tuesday, March 9, 2010

Tutorial script Javascript : Membuat kalender sederhana dengan Javascript

Di sini saya memilih javascript untuk membuat kalender.
Mengapa saya memilih menggunakan Javascript???? karena javascript menggunakan teknologi client-side. Artinya proses programnya terjadi di client, dan tidak membutuhkan server,.
Script Javascriptnya sebagai berikut :
Kalender.html


<html>
<head>
<title>Kalender</title>
</head>
<body>
<script type="Text/Javascript">
var months = new Array();
months[0] = "Januari";
months[1] = "Peburari";
months[2] = "Maret";
months[3] = "April";
months[4] = "Mei";
months[5] = "Juni";
months[6] = "Juli";
months[7] = "Agustus";
months[8] = "September";
months[9] = "Oktober";
months[10] = "Nopember";
months[11] = "Desember";

var currentDate = new Date();
var currentMonth = currentDate.getMonth();
var hariini=currentDate.getDate();
currentDate.setDate(1);
document.write("<table align='center' border=1 cellpadding=3 cellspacing=0>");
document.write("<tr>");
document.write("<td colspan=7 align='center'><strong>"+ months[currentMonth] +"</strong></td>");
document.write("</tr>")
document.write("<tr bgcolor='#AAAAAA'>");
document.write("<td align='center'>Minggu</td>");
document.write("<td align='center'>Senin</td>");
document.write("<td align='center'>Selasa</td>");
document.write("<td align='center'>Rabu</td>");
document.write("<td align='center'>Kamis</td>");
document.write("<td align='center'>Jumat</td>");
document.write("<td align='center'>Sabtu</td>");
document.write("</tr>");

if (currentDate.getDay() != 0)
{
document.write("<tr>");
for (i = 0; i < currentDate.getDay(); i++)
{
document.write("<td>&nbsp;</td>");
}
}

while (currentDate.getMonth() == currentMonth)
{
if (currentDate.getDay == 0)
{
document.write("<tr>");
}

if (hariini==currentDate.getDate())
{
document.write("<td align='center' bgcolor='#00FF00′> <font color='#0000FF'><strong>" + currentDate.getDate() + "</strong></font></td>");
}

else
{
document.write("<td align='center'>" + currentDate.getDate() + "</td>");
}

if (currentDate.getDay() == 6)
{
document.write("</tr>");
}
currentDate.setDate(currentDate.getDate() + 1);
}

for (i = currentDate.getDay(); i <= 6; i++)
{
document.write("<td>&nbsp;</td>");
}

document.write("</table>");
</script>
</body>
</html>

[View Demo @ http://catment.co.cc/demo/kalender.html]

Monday, March 8, 2010

Tutorial script PHP: menghapus file dengan script PHP

menghapus file menggunakan script PHP, srciptnya sebagai berikut:

<?php

$file = "c:/apache2triad/htdocs/file.txt"; // lokasi file yang akan di hapus

unlink($file); //menghapus file yang ada di apache2triad/htdocs/file.txt

?>

semoga bermanfaat....

Saturday, March 6, 2010

CSS (Cascading Style Sheet)


Cascading Style Sheets (CSS) adalah suatu bahasa stylesheet yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup. CSS diperkenalkan untuk perkembangan website pada tahun 1996. Nama CSS didapat dari fakta bahwa setiap deklarasi style yang berbeda dapat diletakan secara berurutan, yang kemudian akam membentuk hubungan parent-chile pada setiap style.

Penggunaan yang paling umum dari CSS adalah untuk memformat halaman web yang ditulis dengan HTML dan XHTML. Spesifikasi CSS diatur oleh World Wide WebConsurtium (W3C).CSS memmungkinkan halaman yang sama untuk ditampilkan dengan cara yang berbeda untuk metode persentasi yang berbeda, seperti melalui layar, cetak, suara (suwaktu dibacakan oleh browser basis-suara atau pembaca layar), dan juga alat pembaca braille. Halaman HTML atau XML yang sama juga dapat di tampilkan secara berbeda, baik dari segi gaya tampilan atau sekema warna dengan menggunakan CSS.

Keuntungan menggunakan CSS
CSS digunakan untuk mempersingkat penulisan tag HTML seperti font, color, text, dan table menjadi lebih ringkas sehingga tidak terjadi perulangan tulisan.
Keuntungan :

  • Memisahkan presentation sebuah dokumen dari content dokumen itu sendiri
  • Mempermudah dan mempersingkat pembuatan dan pemeliharaan dokumen web
  • Mempercepat proses rendering/pembacaan HTML

Penempatan CSS

# Inline Style Sheet
Pada posisi ini, CSS di tuliskan di dalam elemen HTML, dan mempunyai ciri-ciri:

  • - Merupakan style yang terlemah karena editing harus dilakukan dimana inline berada
  • - Mirip dengan atribut biasa
  • - Bagian dari <BODY>

Format statemen : selector {property:value}
Nama selector bisa merujuk ke tag HTML yang akan di edit, sebagai contoh apabila tag paragraf di ubah dengan CSS maka dapat ditulis sebagai berikut :

P {property:value}

Contoh penggunaan inline style sheet:

<html>
<head>
<title>Contoh</title>
<head>
<body>
<p style="font-style:italic">tulisan ini tercetak miring</p>
</body>
</html>

Jika source di atasa di jalankan di web browser, maka akan di dapatkan tulisan miring “tulisan ini tercetak mirirng”.

# Embedded Style Sheet
Penulisan CSS di dalam dokumen HTML dan menggunakan tag <style>....</style> yang di tempatkan pada bagian page header atau diantara tag <head>....</head>. Penggunaan embedded style sheet akan memberikan efek terhadap satu halaman saja.
Format statemen:
"HTML tag" {"CSS property":" value"}
"HTML tag" {"CSS propertyI" : " valueI" ; " CSS property2" : " value2" ;...}
Contoh:

<html>
<head>
<title>Embedded Style Sheet</title>
<style type=" text/css" >
P {font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12pt; color: #FF0000}
</style>
</head>
<body>
<p>Tulisan ini menggunakan Embedded Style Sheed</p>
</body>
</html>

# Linked Style Sheet

Style disimpan dalam file yang berbeda dari file HTML dan disimpan dalam format ”*.css”.
Secara umum, linked style memili ciri-ciri:

  • - Disimpan di file lain sehingga sebuah css dapat dipakai di banyak file HTML lainya
  • - File hanya berisi style bukan tag HTML

Untuk menggunakan file lain yang berisi css pada file HTML, digunakan tag <link> yang ditempatkan pada bagian tag hedaer atau diantara <head>...</head>
Untuk menggunakan linked style sheet, setidaknya di butuhkan 2 file yang masing-masing berfungsi sebagai file css dan HTML.

  • Pertama, buat file css dan simpan menggunakan nama mystyle.css denganisi script css sebagai berikut:

P {font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 12pt; color: #FF0000}



  • Selanjutnya buat sebuah file HTML yang disimpan pada direktori yang sama dengan file css yang sudah dibuat dengan script HTML sebagai berikut :

<html>
<head>
<title>Linked Style Sheet</title>
<link rel=" stylesheet" hreft=" mystyle.css" type=" text/css" >
</head>
<body>
<p>Tulisan ini menggunakan Linked Style Sheed</p>
</body>
</html>

Aturan penulisan pada CSS

Sintak CSS dibagi dalam 3 bagian :
Selector{property:value}
Keterangan :

  • -Selektor berisi tag HTML yang akan di definisikan (body, H1, font, dll)
  • -Property merupakan atribut yang akan di-set/diubah
  • -Value merupakan nilai dari property

Contoh penulisan CSS:

H1
{
Font-family : arial;
Color : #0000FF
}

Keterangan:

H1 merupakan selector
Font-family merupakan property, dan
#0000FF merupakan value

Untuk mendeklarasikan property secara berkelompok, dapat menggunakan penghubung koma (,) dan & contoh :

H1, H2 {Color : #0000FF}
H1, H2 & H3 {Color : #0000FF}
Untuk menuliskan komentar pada CSS dapat menggunakan tanda:

  • -/*.....*/ (titik-titik di isi komentar)
  • -<!-- ....--> (titik-titik di isi komentar)
[Download E-book]

Tutorial script Javascript : Jam digital dengan javascript

Untuk membuat efek tampilan web agar menarik biasanya di tambahkan aksesoris, jam digital salah satunya. untuk membuat jam digital bisa juga menggunakan script javascript, karena javascript mempunyai fungsi Date() dan setTimeout() yang berfungsi untuk merefresh halaman.
contoh jam digital sederhana menggunakan script javascript.
jam.html

<html>
<head>
<title>Jam Digital</title>
<script type="text/javascript">
// 1 detik = 1000
window.setTimeout("waktu()",1000);
function waktu()
{
var tanggal = new Date();
setTimeout("waktu()",1000);
document.getElementById("output").innerHTML = tanggal.getHours()+":"+tanggal.getMinutes()+":"+tanggal.getSeconds();
}
</script>
</head>
<body bgcolor="white" text="black" onload="waktu()">
<table align=center style="border:1px solid black" bgcolor="#CCCCCC"><tr><td>
<div id="output">
</div></td></tr>
</table>
</body>
</html>

simpan script javascript di atas dengan nama jam.html
selamat mencoba....
[Download jam.html]
[View Demo @ http://catment.co.cc/demo/jam.html]